20.000 Paving Blok Terpasang di Masjid Santri

20.000 Paving Blok Terpasang di Masjid Santri

Cigedug, 1 September 2025 — Upaya peningkatan fasilitas keagamaan di Pondok Pesantren Daarul Amiin IBS kembali menunjukkan progres signifikan. Pada Senin (1/9), pihak pesantren merampungkan pemasangan paving blok seluas 400 meter persegi di halaman masjid santri, sebuah proyek yang dibiayai dari donasi masyarakat melalui Lembaga Wakaf Daarul Amiin serta kontribusi sebagian wali santri.

tukang sedang memasang paving blok

Program ini dipimpin langsung oleh Direktur Lembaga Wakaf Daarul Amiin, Ustadz Jajang Taufiq, yang bertindak sebagai penanggung jawab penyaluran amanah donatur. Pemasangan paving blok dinilai menjadi kebutuhan mendesak mengingat intensitas aktivitas ibadah dan kegiatan santri di area masjid yang sebelumnya belum tertata secara optimal.

Rincian Kegiatan Pembangunan

Dalam pelaksanaan proyek, tercatat sebanyak 20.000 unit paving blok digunakan dengan total nilai anggaran mencapai Rp 30 juta. Seluruh proses pekerjaan dilakukan di lingkungan Ponpes Daarul Amiin IBS, berlokasi di Jl. Barusuda, Kampung Barusuda, Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug.

penurunan paving blok dari truk

Pihak pesantren menyebut bahwa pembangunan ini bertujuan tidak hanya memperindah tampilan masjid, tetapi juga meningkatkan kenyamanan serta keamanan para santri saat beraktivitas, terlebih pada saat cuaca hujan yang sebelumnya sering menyebabkan halaman licin dan becek.

Apresiasi untuk Para Donatur

Dalam keterangannya, Ustadz Jajang Taufiq menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dan wali santri atas kepercayaan yang diberikan kepada Lembaga Wakaf Daarul Amiin. Semoga setiap harta yang disalurkan menjadi amal jariyah yang tidak terputus dan menjadi pemberat kebaikan di sisi Allah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pembangunan pesantren merupakan bukti nyata kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap perkembangan pendidikan Islam.

satu demi satu paving blok tersusun rapih

Manfaat Jangka Panjang

Dengan selesainya pemasangan paving blok ini, area masjid kini memiliki akses yang lebih rapi, kering, dan tertata. Fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan santri dalam menjalankan kegiatan ibadah dan pembelajaran.

Pihak pondok juga berharap pembangunan ini menjadi langkah awal menuju peningkatan infrastruktur lainnya demi mendukung kualitas pendidikan dan pembinaan santri di masa yang akan datang.

Kelebihan & Kekurangan Pesantren Modern Dibanding Sekolah Reguler

Kelebihan & Kekurangan Pesantren Modern Dibanding Sekolah Reguler

Pesantren modern (khalaf) adalah lembaga pendidikan Islam yang menggabungkan kurikulum agama dengan mata pelajaran umum (sekolah reguler). Di era globalisasi dan modernitas, model ini semakin populer karena dianggap mampu mencetak generasi yang religius sekaligus kompeten akademis. Namun, seperti institusi lainnya, pesantren modern memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding sekolah reguler. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi kedua sisi tersebut, dengan rujukan Al-Qur’an, pemikiran ulama, dan kajian pendidikan kontemporer.


Kelebihan Pesantren Modern

  1. Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum

    • Pesantren modern menggabungkan mata pelajaran agama (Al-Qur’an, fiqih, akhlak) dengan ilmu umum seperti matematika, sains, bahasa, dan sosial. Menurut studi, integrasi ini memungkinkan santri memiliki kompetensi keagamaan sekaligus keterampilan dunia modern. Staimun Journal+2E-Journal+2

    • Hal ini sejalan dengan pemikiran Menteri Agama bahwa “ilmu agama dan ilmu umum tidak perlu dipisah” karena seluruh ilmu adalah milik Allah. Kementerian Agama

    • Dari sudut pandang Al-Ghazali, pendidikan harus mencakup akhlak dan ilmu: ia menekankan bahwa tujuan pendidikan adalah “menghilangkan akhlak buruk dan menanamkan akhlak baik.” Universitas Islam An Nur Lampung+1

  2. Metode Pembelajaran yang Lebih Modern & Interaktif

    • Pesantren modern biasanya menggunakan metode pembelajaran lebih interaktif, teknologi, dan evaluasi terstruktur dibanding cara klasik sorogan/bandongan. Staimun Journal+1

    • Misalnya, Pondok Modern Darussalam Gontor menerapkan kurikulum yang seimbang dan menggunakan fasilitas belajar modern (meja, papan tulis, evaluasi akademis). ICECRS

    • Pemikir Islam modern seperti Muhammad Abduh juga menyarankan penggunaan metode diskusi, agar daya nalar siswa tidak hanya terfokus pada hafalan. E-Journal+1

  3. Persiapan untuk Kehidupan Profesional & Global

    • Karena santri mendapatkan pendidikan umum, mereka lebih siap menghadapi dunia kerja, tantangan global, dan perkembangan teknologi.

    • Studi menunjukkan bahwa pesantren modern menjadi tempat mencetak lulusan yang religius sekaligus kompeten dalam keilmuan sekuler. Staimun Journal

    • Ini mendukung pemikiran pendidikan Islam kontemporer yang menekankan keseimbangan antara spiritualitas dan relevansi dunia modern. e-jurnal.stitnurussalam.ac.id+1

  4. Identitas Islam yang Kuat & Pembentukan Karakter

    • Pesantren modern tetap menanamkan nilai keislaman, adab, dan moral melalui pendidikan agama yang intensif.

    • Konsep pendidikan Al-Ghazali sangat relevan di pesantren modern: + beliau menekankan kasih sayang guru, keteladanan, dan pembinaan karakter secara bertahap. Universitas Islam An Nur Lampung

    • Dengan lingkungan pesantren, santri juga mendapatkan pembinaan spiritual dan moral yang lebih mendalam dibanding sekolah reguler yang mungkin lebih fokus akademis.

  5. Jaringan Sosial Pesantren dan Komunitas Keagamaan

    • Santri di pesantren modern menjalin ikatan kuat dengan sesama santri, guru (ustadz/kiai), dan alumni.

    • Komunitas ini dapat menjadi modal sosial penting untuk dakwah, kerja sama, dan pengembangan kepemimpinan.


Kekurangan Pesantren Modern

  1. Potensi Kehilangan Ruang Tradisional Spiritual

    • Beberapa pengkritik menyatakan bahwa modernisasi pesantren bisa menyebabkan hilangnya “ruh pesantren” tradisional, yaitu kedalaman spiritual dan kedekatan murid-kiai. Ejournal Uin Malang

    • Dalam kajian modernisasi pesantren, disebutkan bahwa perlu selektif agar adopsi sistem modern tidak menggerus identitas pesantren. Ejournal Uin Malang

  2. Beban Akademik yang Lebih Berat

    • Karena harus menutup kurikulum ganda (agama + umum), beban pelajaran santri bisa sangat padat.

    • Waktu belajar lebih panjang dan jadwal padat bisa meningkatkan stres di kalangan santri yang tidak terbiasa dengan tekanan akademis modern.

  3. Tantangan Kualitas Guru & Sumber Daya

    • Tidak semua pesantren modern memiliki guru yang kompeten di kedua bidang (agama dan bidang umum).

    • Menurut penelitian, ada pesantren yang mengadopsi kurikulum modern, tetapi pengelolaan pedagogis dan manajemen sekolah belum optimal. Staimun Journal

    • Infrastruktur dan fasilitas modern (laboratorium, teknologi) memerlukan biaya besar dan manajemen profesional.

  4. Risiko Komersialisasi Pendidikan Pesantren

    • Dengan modernisasi, beberapa pesantren bisa berubah orientasi menjadi semata-mata lembaga pendidikan komersial, terutama jika terlalu fokus pada kurikulum umum dan lulusan akademik.

    • Hal ini dapat menggeser misi dakwah dan pendidikan karakter.

  5. Ketidakpastian Identitas Islam

    • Jika tidak dikelola dengan baik, integrasi kurikulum umum dapat membuat pesantren kehilangan ciri khas keagamaan dan karakter adab pesantren.

    • Para ahli pendidikan menekankan perlunya “pendekatan integratif” yang mempertahankan nilai-nilai tradisional sekaligus mengadopsi inovasi modern. Staimun Journal

    • Menurut opini dari Kementerian Agama, pesantren dan sekolah umum sebaiknya sinergi, bukan saling meniadakan — agar pesantren tetap menjadi ruang spiritual sekaligus intelektual. Kementerian Agama


Rujukan Al-Qur’an & Nilai Islam

  • Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

    “Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”
    (QS. Al-Mujadilah: 11)

    • Ayat ini mendukung pentingnya ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum, sehingga santri di pesantren modern mendapatkan panggilan untuk menuntut ilmu luas dan meningkatkan derajat mereka.

  • Nilai keseimbangan juga penting: Islam mengajarkan integrasi antara dunia dan akhirat. Pesantren modern, dengan kurikulumnya yang menyatukan agama dan dunia, bisa mencerminkan prinsip ini.


Pendapat Ulama & Pemikir Islam

  1. Al-Ghazali

    • Dalam pemikiran pendidikan Islam, Al-Ghazali menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal kognitif, tetapi sangat menekankan pembentukan akhlak dan spiritualitas. Universitas Islam An Nur Lampung+1

    • Metode mengajarnya: kasih sayang dari guru, keteladanan, pembelajaran bertahap, serta pemahaman karakter murid. Universitas Wira Buana

    • Ini relevan dengan pesantren modern yang ingin mencetak manusia yang berilmu dan berbudi pekerti.

  2. Muhammad Abduh

    • Tokoh pembaharuan Islam yang mendukung modernisasi pesantren, terutama dengan menambahkan pelajaran umum dalam kurikulum. E-Journal

    • Abduh menyarankan metode diskusi agar santri mengembangkan pemikiran rasional, bukan hanya hafalan. E-Journal

    • Pendekatannya menunjukkan bahwa pesantren bisa modern tanpa kehilangan esensi agama.

  3. Pemikir Kontemporer

    • Dalam sebuah jurnal tentang modernisasi pendidikan Islam, diungkapkan bahwa pesantren modern harus selektif dalam mengadopsi elemen modern agar “tidak kehilangan identitas sebagai pesantren.” Ejournal Uin Malang

    • Juga, Kementerian Agama menekankan perlunya harmoni antara madrasah/pesantren dan sistem sekolah umum agar dihasilkan generasi yang berilmu dan berbudi pekerti. Kementerian Agama


Kesimpulan

Pesantren modern menyajikan model pendidikan yang sangat menarik: menggabungkan keilmuan agama dan umum, menyiapkan santri untuk tantangan dunia global, dan tetap menanamkan nilai-nilai Islami yang kuat. Namun, tidak bisa dilepaskan dari tantangan: beban akademik, manajemen guru, risiko komersialisasi, dan potensi hilangnya identitas pesantren tradisional.

Pemikiran ulama seperti Al-Ghazali dan Muhammad Abduh memberikan pijakan filosofis: modernitas boleh dan bahkan perlu diadopsi, tetapi harus seimbang dengan spiritualitas dan adab Islam. Dalam konteks ini, pesantren modern idealnya menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga memperkaya batin — menciptakan generasi Muslim yang kompeten dan berkarakter.

Rekomendasi Pesantren Terbaik di Cikajang Garut

Ponpes Daarul Amiin Islamic Boarding School
https://www.instagram.com/reel/DRMrBI7DKTA/?igsh=NGEweXBobjk4Z3I2


Referensi

  1. Ika Kurnia Sofiani, Widia Kurniasih, Siti Zulaikha, Nursyavika Auni, “Analisis Perbedaan Antara Sistem Pendidikan Sekolah Umum dan Pesantren di Indonesia”, Jurnal Media Akademik. Jurnal

  2. Muhammad Arrafi Muzhaffar Permadi, Wahyudin Khairul Sya’ban, Hilalludin Hilalludin, “Comparative Analysis of Traditional and Modern Islamic Boarding School Teaching Systems in Indonesia”, TIME Journal: Transformation of Islamic Management and Education. Staimun Journal

  3. Ulul Albab, “Modernisasi Pola Sistem Pendidikan Pesantren”, Jurnal Ulul Albab. Ejournal Uin Malang

  4. Universitas Wira Buana, “Pemikiran Pendidikan Islam Al-Ghazali”. Universitas Wira Buana

  5. Universitas Islam An Nur, “Pemikiran Pendidikan Islam Al-Ghazali”. Universitas Islam An Nur Lampung

  6. Kementerian Agama, “Entitas Pesantren di Antara Madrasah dan Pendidikan Umum”, opini Kemenag. Kementerian Agama

  7. Fazlur Rahman / Academia Open, “Fazlur Rahman’s Thoughts About Modernization of Islamic Education”. Academia Open

  8. Proceedings ICECRS, “Classical Learning Analysis Pondok Modern Darussalam Gontor in Improving Superior School Management”. ICECRS

Laporan Kegiatan Do’a Bersama Para Santri Penghapal Alqur’an Pesantren Daarul Amiin pada Malam Jum’at

Laporan Kegiatan Do’a Bersama Para Santri Penghapal Alqur’an Pesantren Daarul Amiin pada Malam Jum’at

Pada malam jum’at yang penuh keberkahan, tanggal 18 Januari 2024, gemuruh doa menyatu dalam keheningan mesjid lantai satu Pesantren Daarul Amiin. Kegiatan Doa Bersama menjadi sebuah momen sakral yang diisi dengan keikhlasan para santri penghafal Alquran, yang mendiami pesantren ini.

Suara merdu Ustadz Jajang Taufiq, sebagai penceramah dan pembimbing rohaniah di Pesantren Daarul Amiin, memimpin seluruh jamaah dalam serangkaian doa yang mendalam. Mesjid yang dihiasi cahaya gemerlap lampu, menjadi saksi bisu dari kerinduan santri/ah untuk meraih berkah dalam setiap langkah hidupnya.

 

Bersama-sama, mereka berdoa agar rizki yang mereka peroleh menjadi berkah yang melimpah, menjadikan setiap usaha yang mereka lakukan membuahkan hasil yang memuaskan hati Allah. Ustadz Jajang Taufiq membimbing doa agar setiap lembar Alquran yang mereka hafal menjadi cahaya penerang dalam kehidupan mereka, serta memohon kelancaran dan keistiqomahan dalam menghafal kitab suci.

Kebersamaan di mesjid tersebut menjadi momentum untuk memohon agar setiap langkah mereka di jalan menghafal Alquran dapat dilimpahi kemudahan dan kesuksesan, dan juga mendo’akan para donatur yang telah mewakafkan hartanya dan barangnya demi sukses nya keberjalanan program di pondok pesantren daarul amiin. Mereka bersatu dalam doa untuk dijadikan santri/ah yang soleh/ah, menjadi teladan bagi sesama, dan menjalani hidup dengan penuh ketakwaan.

Alunan doa yang dipanjatkan bersama-sama menciptakan atmosfer spiritual yang menggetarkan hati. Meskipun fisik berkumpul di mesjid, namun jiwa-jiwa mereka menyatu dalam kehadiran Yang Maha Esa. Pada pukul 19:00, seluruh santri/ah dan pengurus Pesantren Daarul Amiin menggantungkan harapannya pada rahmat dan kasih sayang Allah, sembari merangkai doa bersama di malam yang penuh berkah ini.

Laporan Rutinitas Kegiatan Santri/ah Pesantren Daarul Amiin Ibs

Laporan Rutinitas Kegiatan Santri/ah Pesantren Daarul Amiin Ibs

Kajian Motivasi Tahfidz: Memperkuat Semangat Santri dalam Hafalan Al-Qur’an

Pada sebuah subuh Minggu yang tenang, pesantren Daarul Amiin IBS menjadi saksi dari kegiatan istimewa yang bertujuan untuk menguatkan semangat para santri dalam menjalani perjalanan tahfidz. Kegiatan motivasi tahfidz ini melibatkan seluruh santri dan pengurus pesantren Daarul Amiin IBS, dengan lokasi berlangsung di mesjid pesantren pada lantai 1, di waktu antara pukul 05:00 hingga 06:00 WIB. tanggal 31 desember 2023.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi agar para santri semakin semangat dalam melaksanakan tahfidz Al-Qur’an. Hal ini mencakup peningkatan ziyadah hafalan dan kualitas muroja’ah hafalan mereka. Dengan demikian, diharapkan para santri nantinya dapat menjadi hafidz Al-Qur’an yang tidak hanya menguasai hafalan, tetapi juga membaca dengan tartil dan tajwid yang baik.

Proses pelaksanaan kegiatan dimulai setelah shalat subuh, dimana seluruh santri berkumpul di mesjid pesantren. Untuk menjaga tata tertib dan kebersamaan, seluruh peserta diberi pengertian untuk duduk berjajar dengan menggunakan hijab penghalang antara ikhwan dan akhwat, menciptakan lingkungan yang islami dan aman.

Acara dibuka oleh Ustadz Hanafi, seorang pengajar yang dihormati di pesantren tersebut. Beliau memberikan sambutan singkat untuk memotivasi para santri. Pemateri utama pada kegiatan ini adalah Ustadz Jajang, seorang yang ahli dalam bidang tahfidz Al-Qur’an. Materi yang disampaikan tidak hanya terfokus pada teknik hafalan, tetapi juga mencakup pentingnya memahami makna ayat-ayat yang dihafal.

Setelah acara kajian berlangsung, kegiatan ditutup dengan doa bersama, di mana seluruh peserta berdoa agar diberikan kekuatan dan kesabaran dalam perjalanan tahfidz mereka. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen pembelajaran, tetapi juga sarana untuk membangun kebersamaan di antara para santri dan mempererat ikatan spiritual mereka dengan Al-Qur’an.

Dengan adanya kegiatan motivasi tahfidz seperti ini, diharapkan para santri pesantren Daarul Amiin IBS semakin termotivasi dan bersemangat dalam meniti perjalanan tahfidz Al-Qur’an, menuju menjadi generasi yang memiliki kekuatan hafalan dan bacaan yang baik, serta membawa manfaat bagi masyarakat.

Klik link untuk donasi

DISINI

Laporan Perbaikan Mesin Sible Sumur Bor di Asrama Santri Daarul Amiin

Laporan Perbaikan Mesin Sible Sumur Bor di Asrama Santri Daarul Amiin

Pada hari Selasa, 26 Desember 2023, tiga karyawan Yayasan Daarul Amiin terlibat dalam sebuah misi penting di Area Halaman Asrama Santri Akhwat. Mesin sible sumur bor, yang telah setia melayani selama kurang lebih 9 tahun, menunjukkan tanda-tanda kekurangan kinerja yang cukup mencemaskan. Air yang dihasilkan tampak keruh, dan mesinnya mati total.

(Kiri) KH. Agus Busrol Karim-Ketua Yayasan sedang meninjau perbaikan sumur bor

Tanpa menunggu waktu lama, karyawan Yayasan Daarul Amiin segera beraksi untuk memulihkan fungsi mesin sumur bor tersebut. Proses dimulai dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap mesin yang mati, mengidentifikasi akar permasalahan yang membuatnya gagal beroperasi.

Setelah menemukan sumber masalah, karyawan-karyawan tersebut kemudian melakukan tindakan lebih lanjut dengan membongkar mesin sible dari kedalaman sumur yang mencapai 80 meter. Proses ini membutuhkan keahlian dan ketelitian agar tidak merusak komponen-komponen yang masih dapat digunakan.

Mesin sible yang telah usang dan tidak berfungsi optimal pun digantikan dengan yang baru. Alhamdulillah, setelah pemasangan mesin baru, air dari sumur bor kembali mengalir lancar, mengembalikan keberlanjutan fungsi vital ini di asrama santri.

Keberhasilan perbaikan ini disambut dengan rasa syukur dan kelegaan oleh seluruh komunitas pesantren. Pada kesempatan ini, karyawan Yayasan Daarul Amiin ingin mengungkapkan terima kasih kepada para donatur yang dengan sukarela mewakafkan hartanya untuk memungkinkan penggantian mesin sumur bor. Kontribusi mereka tidak hanya memperbaiki fasilitas, tetapi juga membuktikan solidaritas dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan asrama.

Perbaikan mesin sible sumur bor ini menjadi langkah konkret Yayasan Daarul Amiin dalam memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi seluruh santri. Semoga tindakan ini membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan sehari-hari di pesantren Daarul Amiin.

Klik link untuk donasi DISINI

Do’a Bersama Santri Daarul Amiin Mewarnai Malam Jum’at yang Penuh Berkah

Do’a Bersama Santri Daarul Amiin Mewarnai Malam Jum’at yang Penuh Berkah

Malam Jum’at tanggal 28 Desember 2023 di pesantren Daarul Amiin dipenuhi dengan suara bacaan do’a yang khusyuk dan penuh makna. Seluruh santri dan pengurus pesantren merayakan kebersamaan dalam acara Do’a Bersama yang diselenggarakan di Masjid Daarul Amiin mulai pukul 19:00 hingga 21:00 WIB.

KH. Agus Busrol Karim sedang memberikan tausiah kepada para santri

Sebagai momentum yang ditunggu-tunggu setiap minggunya, acara ini melibatkan seluruh elemen pesantren, baik santri putra maupun putri, dan pengurus pesantren. Mereka berkumpul di tempat ibadah setelah menunaikan sholat maghrib, membentuk lingkaran kebersamaan yang penuh spiritual di dalam Masjid Daarul Amiin.

Tentu, kegiatan ini tidak hanya sekadar kumpul-kumpul rutin, melainkan sebuah wadah untuk berdo’a bersama. Do’a pun tidak hanya terbatas untuk kelancaran dan keselamatan kegiatan belajar dan mengajar di pesantren, tetapi juga melibatkan do’a untuk orang tua, guru-guru, dan para donatur yang telah menjadi penopang utama pesantren. Ini juga menjadi momen pembiasaan perilaku baik bagi para santri, mengajarkan mereka pentingnya bersyukur dan memohon ridha Allah SWT.

Acara dimulai dengan pembukaan yang penuh kekhidmatan oleh Ustadz Jajang, yang tidak hanya membuka acara tetapi juga menjadi pemimpin tawasul. Bersama-sama, mereka mengikuti bacaan surah Yasin yang dipimpin oleh ustadz, menciptakan atmosfer keberkahan di seluruh masjid.

KH Agus Busrol Karim selaku sesepuh Pondok Pesantren Daarul Amiin kemudian memberikan kajian dengan tema inspiratif, “Menjadi Santri yang Berhasil Membahagiakan Orang Tua di Dunia dan Akhirat.” Kajian tersebut memberikan pandangan mendalam dan motivasi kepada seluruh santri untuk menjadikan kehidupan mereka sebagai sarana membahagiakan orang tua, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

Acara ditutup dengan do’a yang dipanjatkan bersama-sama, menyirami pesantren Daarul Amiin dengan harapan-harapan baik dan keberkahan. Semoga kegiatan Do’a Bersama ini terus menjadi ladang amal dan memperkuat ikatan spiritual di antara seluruh santri dan pengurus pesantren.

Tentang Wakaf

Tentang Wakaf

  1. PANDUAN SINGKAT WAKAF
  • MAKNA WAKAF

Wakaf ialah menahan suatu barang dan mengambil manfaatnya guna diberikan dijalan kebaikan (Tahbiisul Ashl Wa Tahbiihul Manfa’ah). Alloh ‘Azza Wa Jalla berfirman : “dan berbuatklah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan” (Qs. Al-Hajj:77). Dalam ayat yang lain Alloh ‘Azza Wa Jalla juga menegasakn : ”kamu sesekali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan Sebagian harta yang kamu cintai” (Qs. Ali Imran:99).

 

  • HIKMAH DAN KEUTAMAAN WAKAF

Dari Abu Hurairah Radiyallohu ‘Anhu, “sesungguhnya Nabi Shallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda, apabila seseorang meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara : sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan ibu bapaknya.”

Dari hadits tersebut jelaslah bahwa wakaf bukan hanya seperti sedekah biasa, tetapi lebih besar ganjaran dan manfaatnya terhadap diri yang berwakaf. Karena ganjaran wakaf itu terus menerus mengalir selama barang wakaf itu masih berguna, seperti bangunan-bangunan Masjid, Mushalla (surau), Wakaf air sumur, madrasah, pondok pesantren, panti asuhan dan sebagainya hampi semuanya berdiri diatas tanah wakaf.

 

Adapun hikmah wakaf adalah sebagai berikut ;

  • Melaksanakan perintah Alloh ‘Azza Wa Jalla untuk selalu berbuat baik.

Firman Alloh ‘Azza Wa Jalla : “Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah tuhanmu, dan berbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (Qs. Al-Hajj : 77).

  • Memanfaatkan harta atau barang tempo yang terbatas.

Kepentingan diri sendiri sebagai pahala sedekah jariyah dan untuk kepentingan masyarakat islam sebagai upaya dan tanggung jawab kaum muslimin atas kaum muslimin lainnya. Mengenai hal ini, Rosululloh Shallolohu ‘Alaihi wasallam bersabda dalam salah satu haditsnya : “…barangsiapa yang peduli terhadap kebutuhan saudaranya, maka alloh selalu peduli terhadap kebutuhannya…”

  • Mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.

Wakaf (biasanya dapat) diberikan kepada Badan Hukum yang bergerak dalam bidang social kemasyarakatan,. Hal ini sesuai denga kaidah ushul fiqh yaitu : “Kemaslahatan umum harus didahulukan daripada kemashlahatan yang khusus”.

 

Adapun manfaat wakaf bagi orang yang menerima atau masyarakat adalah :

  • Mampu menghilangkan kebodohan dan mencerdaskan ummat.
  • Mempu menghilangkan atau mengurangi tingkat kemiskinan.
  • Mempu menghilangkan atau mengurangi kesenjangan social atau laju ekonomi tidak terpusat pada kelompok masyarakat ekonomi kelas atas saja.
  • Mampu menstimulus kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan ummat.
  • Wallohu a’lam.

 

Lembaga Wakaf Daarul Amiin adalah sebuah lembaga sosial yang berdedikasi untuk mendukung pendidikan santri di Indonesia. Lembaga ini memiliki fokus utama pada pemberian beasiswa pendidikan kepada para santri yang bersemangat untuk mengejar pendidikan agama dan umum. Dalam upaya untuk mencapai misi ini, Lembaga Wakaf Daarul Amiin telah membentuk dirinya sebagai salah satu entitas yang memiliki dampak positif dalam mengembangkan potensi generasi muda Indonesia.

Alamat : Kp. Barusuda 003/006 Ds. Barusuda Kec. Cigedug Kb. Garut 44162 – Jawa Barat.

www.lembagawakaf-da.com © copyright 2023